Daftar Harga Spring Bed Yang Bagus & Recommended

Ada banyak pilihan matras atau spring bed yang ditawarkan saat ini. Anda tentunya tidak memiliki waktu untuk mengamati perkembangan industri matras sehingga kesulitan untuk menentukan mana pilihan yang terbaik untuk Anda.

Salah memilih alas tidur dapat berakibat cukup fatal. Anda pasti pernah merasakan bagaimana rasanya kurang tidur. Kepala pusing, mudah marah, dan bahkan nyeri lambung.

Oleh karenanya memilih matras / spring bed yang tepat adalah sebuah keharusan. Tapi merek atau tipe mana yang Anda harus pilih ?

Berikut kami memberikan rekomendasi kasur atau spring bed yang menurut pengalaman kami sangat disukai (favorit) oleh banyak konsumen. Dan oleh karenanya menjadi BEST SELLER di toko kami.

Faktor harga yang terjangkau ditambah dengan fitur yang lengkap menjadi daya tarik dari matras-matras ini. Nama baik merek (brand) pun menjadi salah satu pertimbangan utama mengapa produk-produk kasur-spring bed ini menjadi BEST SELLING Products.

Silahkan KLIK Pada Gambar Untuk Melihat Spesifikasi dan Daftar Harga Setelah DISKON :

Elite Prestige

( Mohon Klik Pada Gambar di Bawah Untuk Melihat Daftar Harga Diskon Elite Prestige )

Elite-Prestige-Harga-Diskon-Review

Elite Dr. Smart

( Mohon Klik Pada Gambar di Bawah Untuk Melihat Daftar Harga Diskon Elite Dr. Smart ) 

Kasur-Orthopedic-Elite-Dr-Smart

Airland 505 Essentials

Gambar kasur spring bed airland essentials

Airland 505

Gambar MAtras spring bed airland 505

 

” Mengapa Galleria Furniture ?

Beberapa Contoh Testimoni :

galleria furniture-testimoni 57

 

Galleria Furniture Bandung - toko mebel kasur murah

Artikel Tambahan Bermanfaat Untuk Anda :

Kurang Tidur Memicu Rasa Lapar = Tubuh Gemuk & Tidak Sehat

Kekurangan tidur seringkali membuat kita semua merasakan kantuk yang berlebihan dan menghambat pemikiran cepat kita. Sebuah penelitian memastikan bahwa berapa pun banyaknya kalori yang Anda asup ke tubuh Anda ketika pagi dan siang hari, Anda akan merasakan lapar jika Anda tidak tidur. Penelitian tersebut menemukan bahwa setelah tidur hanya 4 jam sehari, mereka akan merasa lapar dan ingin memakan yang bernutrisi sangat tinggi.

Efeknya Bertahan Hingga Esoknya

Itu bukan berita bagi Anda, Anda pasti pernah mendengarnya atau bahkan mengalaminya sendiri. Yang jadi berita adalah, rasa lapar dan keinginan untuk makan bertahan hingga esok harinya. Efek ini muncul lebih hebat pada wanita, tetapi pria juga mengalaminya. Kadar kalori yang cenderung diasup oleh wanita ketika malam harinya hanya tidur empat jam adalah 329 kalori tambahan. Jika dibandingkan pria hanya mengalami penambahan 263 kalori saja.

Hal ini merupakan salah satu fakta yang memperkuat kaitan obesitas dan kekurangan tidur. Selama ini kita berpikir bahwa mekanisme biologis tubuh yang terjadi dan kegiatan memuaskan rasa lapar yang muncul pada malam hari adalah penyebab dari obesitas akibat kurang tidur, ternyata bahkan rasa laparnya bertahan hingga esok harinya.

Penemuan ini ditemukan oleh kepala peneliti Marie-Pierre St. Onge, Ph.D., seorang ilmuwan yang bekerja di Columbia University’s New York Obesity Research Center. Efek yang ditemukan akan menambah panjang daftar efek kausatif dari obesitas.

Ditemukannya Kaitan Antara Tidur Dengan Obesitas Ditemukan

Awalnya kita berpikir bahwa orang obesitas sering mengalami masalah tidur, paling sering adalah sleep apnea, kelainan pernafasan yang seringkali menimbulkan terjaga tiba-tiba. Tetapi kaitan tersebut tidak pernah jelas apakah obesitas yang menyebabkan sulit tidur ataukah sebaliknya.

Penelitian St. Onge ini adalah jawaban dari ketidakjelasan itu. Obesitas bukanlah penyebab dari sulit tidur. Tetapi sulit tidur justru mungkin memicu obesitas. Penelitian ini hingga sekarang masih dilanjutkan untuk menemukan temuan lainnya.

Dalam penelitian ini ada 26 orang, setengahnya pria dan sisanya wanita, yang sehat dan memiliki berat badan normal. Dalam enam hari pengawasan mereka hanya tidur empat jam saja. Mereka tidak boleh melakukan kegiatan yang dekat dengan tidur. Mereka cenderung memakan makanan yang memiliki kadar protein yang sangat tinggi, khusus untuk wanitanya, mereka juga tiba-tiba menyukai makanan dengan kadar lemak tinggi.

Hal itu terjadi tidak pada saat malam hari tetapi justru pada esok harinya. Di mana mereka dibolehkan memakan apa saja. Mereka memakan makanan bernutrisi tinggi untuk mengatasi kekurangan kalori. St. Onge menyatakanbahwa memakan kelebihan 300 kalori sehari akan menambah 15 kilogram berat badan hanya dalam setahun. Hal itu menambahkan resiko untuk terkena penyakit-penyakit fatal akibat obesitas juga.

Paling baik jika kita menjaga waktu tidur kita, jika Anda kesulitan berkonsultasilah kepada dokter dan mintalah saran.

(Sumber : medscape.com , webmd.com )

Artikel Terkait Lainnya :